SUMATERA BARAT — Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6), Nanik mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mendorong penurunan anggaran MBG yang saat ini mencapai Rp 268 triliun. "Kami concern hal pertama adalah untuk efisiensi, sehingga meski kini sudah tinggal Rp 268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi, tetapi tidak menurunkan kualitas," ujarnya.
Tiga Langkah Efisiensi yang Dijalankan BGN
Nanik merinci tiga fokus utama efisiensi tersebut. Pertama, refocusing atau penataan ulang penerima manfaat agar tepat sasaran. Kedua, moratorium pembangunan dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di titik-titik baru.
"Ketiga, pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan telah beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, termasuk perbaikan dan pelatihan sumber daya manusia di SPPG," kata Nanik.
Ancaman Suspensi bagi Dapur Tak Sesuai Standar
BGN menegaskan akan menindak tegas dapur MBG yang tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP). Jika ditemukan pelanggaran, BGN secara tegas akan menangguhkan sementara atau suspend operasional dapur tersebut.
Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas makanan yang diterima masyarakat tetap terjaga meskipun anggaran ditekan. Pembenahan dapur mencakup perbaikan infrastruktur dan pelatihan sumber daya manusia.
Peringatan Keras Presiden Prabowo untuk Pelaksana Program
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas dalam Konsolidasi Nasional Program MBG di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6). Ia menekankan program ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir, kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," ucap Presiden dalam sambutannya.
Presiden Prabowo menegaskan seluruh pelaksana program memiliki peran penting dalam memastikan manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Acara konsolidasi tersebut mengusung tema "500 Billion Meals Challenge: Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition – An Inspiring Session."
Anggaran MBG dan Target ke Depan
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Dengan total anggaran Rp 268 triliun, BGN berupaya memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar berdampak pada perbaikan gizi anak-anak Indonesia.
Langkah efisiensi ini diharapkan tidak hanya menekan biaya, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan di lapangan. BGN akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap seluruh rantai distribusi makanan bergizi gratis. (ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)