PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur merilis prakiraan cuaca maritim untuk Sumatera Barat yang berlaku sejak Minggu (21/6) hingga Rabu (24/6) 2026. Potensi hujan petir dan gelombang tinggi menjadi perhatian utama bagi masyarakat pesisir.
Perairan Mana Saja yang Berpotensi Hujan Petir?
Pada periode 21–22 Juni, hujan sedang diprediksi terjadi di Perairan Agam–Pasaman Barat dan Perairan Timur Siberut. Sementara hujan ringan berpotensi turun di Perairan Barat Pagai, Barat Sipora, Pesisir Selatan, Timur Pagai, dan Timur Sipora.
BMKG secara spesifik memperingatkan potensi hujan disertai petir di Perairan Barat Siberut serta Perairan Padang-Padang Pariaman. Kondisi ini bisa membahayakan nelayan yang melaut dengan kapal kecil.
Gelombang 2,5 Meter Ancam Kepulauan Mentawai
Angin diperkirakan bergerak dari arah Utara hingga Timur Laut dengan kecepatan 1–6 knots. Meski kecepatan angin tergolong rendah, tinggi gelombang laut berpotensi mencapai 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan Kepulauan Mentawai.
Kategori gelombang ini masuk dalam level sedang hingga tinggi untuk perairan barat Sumatera. Kapal nelayan tradisional dan kapal barang berukuran kecil sangat tidak disarankan melaut saat kondisi ini.
Udara Kabur Mulai 22 Juni, Hujan Petir Kembali 23–24 Juni
Memasuki periode 22–23 Juni, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga udara kabur. Fenomena udara kabur ini diprediksi terjadi hampir merata di sejumlah perairan Sumbar, yang dapat mengurangi jarak pandang pelayaran.
Pada periode 23–24 Juni, potensi hujan petir kembali meningkat, terutama di Perairan Padang-Padang Pariaman. Nelayan dan pelaku transportasi laut di wilayah ini diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala.
Jadwal Pasang Surut Air Laut 21 Juni 2026
BMKG juga mengeluarkan prediksi pasang surut laut pada 21 Juni 2026. Pasang diperkirakan terjadi pada pukul 08.00–12.00 WIB dan 21.00–01.00 WIB. Sementara surut berlangsung pada pukul 02.00–05.00 WIB dan 15.00–18.00 WIB.
Nelayan yang hendak melaut atau bersandar disarankan menyesuaikan waktu aktivitas dengan jadwal pasang surut ini untuk menghindari kandas atau kesulitan saat bersandar di dermaga.
Imbauan BMKG: Pantau Info Cuaca Sebelum Melaut
BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan pelaku transportasi laut, agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut. Informasi terbaru bisa diakses melalui kanal resmi BMKG Maritim Teluk Bayur.
Cuaca maritim yang tidak menentu di perairan barat Sumatera kerap terjadi pada masa transisi musim. Kewaspadaan ekstra diperlukan untuk menghindari kecelakaan laut yang bisa merenggut nyawa.