Pencarian

Antrean BBM di Sumbar Mulai Terurai, Stok Aman 34.572 KL di Terminal Teluk Kabung

Kamis, 09 Juli 2026 • 23:45:01 WIB
Antrean BBM di Sumbar Mulai Terurai, Stok Aman 34.572 KL di Terminal Teluk Kabung
Antrean BBM di Sumatera Barat mulai terurai dengan stok aman di Terminal Teluk Kabung.

PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan di tengah antrean yang masih terjadi di sejumlah SPBU. Pemerintah daerah mengklaim proses pemulihan distribusi terus berjalan melalui koordinasi lintas instansi.

"Ini langkah konkret yang kami lakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi antrean panjang yang terjadi di SPBU-SPBU," kata Mahyeldi, Kamis (09/07/2026).

Kemacetan di Tiga Jalur Jadi Biang Kerok

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat Helmi Heriyanto memastikan kendala bukan pada ketersediaan BBM, melainkan distribusi yang tersendat. Kemacetan parah terjadi di tiga jalur utama: Jembatan Jurai Bungus, Sitinjau Lauik, dan Lembah Anai.

"Stok BBM di IT Teluk Kabung aman. Yang menjadi persoalan adalah distribusi yang sempat terhambat akibat kemacetan di sejumlah titik," ujar Helmi.

Data per Kamis (09/07/2026) menunjukkan stok Pertalite di Terminal BBM Teluk Kabung mencapai 34.572 kiloliter (KL), Solar 12.284 KL, Pertamax 2.123 KL, dan Pertamax Turbo 1.572 KL.

Langkah Pemprov: Rekayasa Lalin hingga SPBU Buka Lebih Lama

Pemerintah provinsi mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penanganan. Rekayasa lalu lintas diterapkan di kawasan Bungus yang menjadi jalur utama distribusi BBM.

Pembangunan Jembatan Jurai juga dipercepat dengan penambahan jam kerja dan penggunaan beton cepat kering. Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan Terminal BBM Teluk Kabung selama 24 jam sejak 26 Juni 2026.

Pengisian mobil tangki dioptimalkan pada jam-jam dengan kondisi lalu lintas lebih lengang. Seluruh SPBU diminta menambah jam operasional pengisian selama dua hingga tiga jam untuk mengurangi antrean.

Distribusi Mulai Membaik, Penyaluran Naik 15 Persen

Helmi menyebut realisasi penyaluran BBM meningkat dari sekitar 4.200 KL per hari menjadi 4.600 KL per hari, atau naik sekitar 15 persen dibandingkan rata-rata sebelumnya. Proses distribusi mulai menunjukkan perbaikan.

Mahyeldi menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Barat untuk aktif mengawasi distribusi BBM di wilayah masing-masing. Pemerintah kabupaten dan kota diminta memperkuat koordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Pertamina.

"Kami berharap seluruh pemerintah daerah bergerak bersama agar proses pemulihan berlangsung lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga," katanya.

Mahyeldi mengimbau masyarakat tetap tenang. "Pemerintah hadir dan terus bekerja agar distribusi kebutuhan masyarakat segera kembali normal," ujarnya.

Bagikan
Sumber: regional.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks