Pencarian

Pemprov Sumbar Salurkan Solar Dryer ke Petani Kopi Pasaman, Dukung Hilirisasi dari Hulu

Selasa, 11 Agustus 2026 • 15:25:01 WIB
Pemprov Sumbar Salurkan Solar Dryer ke Petani Kopi Pasaman, Dukung Hilirisasi dari Hulu
Petani kopi di Pasaman menerima bantuan alat pengering bertenaga surya dari Pemprov Sumatera Barat untuk mendukung pengolahan pascapanen.

PASAMAN — Para petani kopi di Pasaman kini memiliki cara baru untuk menjaga kualitas biji kopi saat musim hujan tiba. Bantuan alat pengering bertenaga surya dari Pemprov Sumatera Barat diserahkan langsung kepada kelompok tani setempat, Selasa (12/8/2026).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sumatera Barat, Afniwirman, menyebut pengolahan pascapanen menjadi kunci utama untuk meningkatkan daya saing komoditas kopi di pasar yang lebih luas.

Mengapa Alat Pengering Ini Penting bagi Petani?

Selama ini, proses pengeringan kopi sangat bergantung pada cuaca. Ketika curah hujan tinggi, petani kesulitan mengeringkan biji kopi secara terbuka karena berisiko terkena hujan, debu, dan kontaminasi lain yang menurunkan mutu hasil panen.

Dengan solar dryer, proses pengeringan bisa dilakukan lebih terkontrol dan efisien meski matahari tidak bersinar penuh. Alat ini memanfaatkan energi matahari untuk menciptakan sirkulasi udara panas yang stabil, sehingga kualitas biji kopi lebih terjaga.

Harapan Kelompok Tani di Simpang Alahan Mati

Ketua Kelompok Tani Kopi Robusta Sepakat, Ilyas, mengatakan bantuan ini menjadi angin segar bagi para anggotanya yang selama ini mengandalkan penjemuran manual.

"Adanya solar dryer ini sangat membantu kami. Petani menjadi lebih mudah dalam mengolah hasil panen, terutama pada tahap pengeringan. Prosesnya bisa dilakukan dengan lebih modern dan diharapkan kualitas kopi juga semakin baik," kata Ilyas.

Ia berharap sarana ini tidak hanya dinikmati segelintir orang, tetapi menjadi modal bersama untuk mengangkat nama kopi asal Simpang Alahan Mati. Menurutnya, semakin baik penanganan pascapanen, semakin besar peluang harga jual kopi meningkat.

Hilirisasi Tidak Harus Menunggu Industri Besar

Penyaluran bantuan ini sekaligus menegaskan bahwa hilirisasi bisa dimulai dari tingkat petani, bukan hanya pabrik skala besar. Penguatan proses pengolahan hasil produksi membuat komoditas yang dijual tidak lagi sekadar bahan mentah.

Kopi yang dihasilkan petani berpeluang menjadi komoditas unggulan jika didukung kualitas bahan baku, teknologi pengolahan, dan akses pasar yang memadai. Bantuan solar dryer menjadi salah satu mata rantai penting dalam pengembangan kopi dari hulu ke hilir.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, penyuluh pertanian, serta wali nagari setempat.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: klikpositif.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks