SUMATERA BARAT — Bukan sekadar mencicipi buah, momen menikmati durian di Sumatera Barat kali ini berubah menjadi ajang keakraban antara para selebriti dan warga. Setelah berhasil mengumpulkan beberapa buah durian, mereka langsung duduk bersama, mengupas, dan melahap durian tersebut di lokasi.
Suasana kebersamaan itu terekam dalam tayangan Tanah Air Beta di Trans TV. Ade selaku kru yang mendokumentasikan momen tersebut menyebut bahwa rasa durian dari Desa Sarugo memang sangat istimewa.
Durian Sarugo: Primadona dari Kampung yang Mendunia
Desa Sarugo sendiri dikenal sebagai salah satu sentra durian unggulan di Sumatera Barat. Buahnya yang tebal, legit, dengan rasa manis yang kuat membuat durian ini selalu dinantikan saat musimnya tiba.
Bagi warga setempat, tradisi menikmati durian bersama-sama seperti ini bukan hal asing. Kebiasaan "baa-urian" atau makan durian ramai-ramai sudah mengakar sebagai budaya lokal, mempererat silaturahmi antar warga.
Momen Langka Selebriti Turun ke Kampung
Kehadiran para selebriti di tengah-tengah warga menjadi daya tarik tersendiri. Mereka tampak larut dalam keseruan, tanpa canggung duduk lesehan dan menikmati durian dengan lahap layaknya warga lokal.
Interaksi spontan ini dinilai menjadi tontonan yang segar. Para selebriti tidak hanya datang untuk mencicipi, tetapi juga merasakan langsung keramahan dan suasana khas pedesaan Sumatera Barat.
Lebih dari Sekadar Buah, Ada Cerita Kebersamaan
Momen ini membuktikan bahwa durian bukan sekadar komoditas ekonomi. Di tangan warga Sarugo, durian menjadi medium untuk berbagi kebahagiaan dan kehangatan.
Kegiatan semacam ini juga menjadi potensi wisata yang menarik. Wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi rasa durian yang nikmat, tetapi juga pengalaman budaya yang otentik dan sulit ditemukan di tempat lain.