Pencarian

Tim SAR Gabungan Temukan Dua Anak Tenggelam di Padang, Jasad Dievakuasi dari Laut dan Sungai

Minggu, 16 Agustus 2026 • 22:07:31 WIB
Tim SAR Gabungan Temukan Dua Anak Tenggelam di Padang, Jasad Dievakuasi dari Laut dan Sungai
Tim SAR gabungan mengevakuasi dua anak yang ditemukan meninggal di perairan Padang.

PADANG — Dua insiden tenggelam yang menimpa anak-anak di Kota Padang akhirnya menemui titik terang setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi kedua korban pada hari yang sama. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Abdul Malik, membenarkan bahwa kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan jasadnya telah dibawa ke pihak keluarga.

"Dua korban yang tenggelam di dua lokasi dan waktu terpisah telah ditemukan oleh tim hari ini," kata Abdul Malik di Padang, Ahad.

Kronologi Tenggelamnya Josua di Sungai Batang Arau

Josua, seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun, dilaporkan hilang sejak Jumat (14/8). Ia terseret arus saat tengah mandi-mandi bersama tiga orang temannya di Sungai Batang Arau, kawasan Padang Selatan.

Warga setempat yang menyaksikan kejadian sempat memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan tiga anak lainnya. Namun, upaya pencarian terhadap Josua tidak membuahkan hasil hingga akhirnya ia ditemukan oleh tim gabungan di perairan laut Padang, dekat Pulau Sinyaru, setelah dinyatakan hilang selama dua hari.

Zahir Ditemukan Sehari Setelah Terseret Arus Batang Kuranji

Insiden serupa menimpa Zahir (11), seorang bocah yang tenggelam di aliran sungai Batang Kuranji, Air Tawar Barat, pada Sabtu (15/8). Warga sekitar telah berupaya melakukan pencarian sejak awal kejadian, namun belum membuahkan hasil.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Minggu ketika tim menemukan jasad Zahir. Pencarian melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur dan instansi seperti BPBD, Polri, TNI, Komunitas Siaga Bencana, hingga masyarakat sekitar.

Pencarian Menyisir Sungai Hingga Perairan Laut

Abdul Malik menjelaskan bahwa proses pencarian terhadap kedua korban dilakukan dengan menyisir wilayah perairan mulai dari hulu sungai hingga ke perairan laut menggunakan kapal. Tim gabungan dikerahkan untuk memperluas area pencarian mengingat arus sungai yang deras dapat membawa korban cukup jauh dari lokasi awal tenggelam.

Dua peristiwa tenggelam yang terjadi secara beruntun dalam kurun waktu kurang dari 24 jam ini menjadi pengingat akan bahaya mandi di aliran sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras. Warga diimbau untuk lebih waspada dan mengawasi anak-anak saat beraktivitas di dekat perairan terbuka.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks