LUBUK SIKAPING — Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman menggelar rapat internal yang membahas penggabungan Buku Tanah dan Surat Ukur serta validasi dua dokumen vital tersebut, Rabu (12/8/2026). Forum ini dihadirkan sebagai langkah konkret menjaga kualitas data pertanahan di daerah itu.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman, Andri Cristyanto, menegaskan bahwa proses penggabungan dan validasi bukan sekadar pekerjaan administratif rutin. Ketelitian dalam tahapan ini menentukan sejauh mana data fisik di lapangan cocok dengan data yuridis yang tercatat.
Ketelitian dan Koordinasi Jadi Kunci Utama
Andri menyebut pengelolaan data pertanahan yang cermat merupakan fondasi pelayanan publik yang bisa dipertanggungjawabkan. Ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bekerja dengan presisi tinggi pada setiap dokumen yang diproses.
"Penggabungan dan validasi Buku Tanah serta Surat Ukur perlu dilakukan secara cermat agar data yang kita kelola benar-benar sesuai antara data fisik dan data yuridis. Ketelitian dan koordinasi menjadi kunci untuk memastikan kualitas data pertanahan tetap terjaga," ujar Andri Cristyanto.
Ia menambahkan, sinergi antar bagian internal menjadi prasyarat agar setiap tahapan pengelolaan data berjalan tertib dan optimal. Tanpa koordinasi yang solid, potensi kesalahan data akan semakin besar.
Target: Pelayanan Cepat dan Transparan ke Masyarakat
Melalui rapat ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman berharap proses administrasi pertanahan ke depan berjalan lebih efisien. Data yang valid dan tertib dinilai akan berdampak langsung pada kecepatan layanan kepada warga yang mengurus sertifikat tanah.
"Dengan data yang valid dan tertib, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, profesional, transparan, dan terpercaya kepada masyarakat," tambah Andri Cristyanto.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman dalam menghadirkan sistem administrasi pertanahan yang berkualitas. Upaya ini juga selaras dengan agenda nasional percepatan sertifikasi tanah di seluruh Indonesia.