Pencarian

10 Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat Paling Populer dan Unik, Lengkap dengan Harga Terbaru 2026

Jumat, 05 Juni 2026 • 19:45:32 WIB
10 Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat Paling Populer dan Unik, Lengkap dengan Harga Terbaru 2026
Rendang kemasan vakum siap dibawa pulang dari Pasar Atas Bukittinggi dengan harga mulai Rp55.000.

Turun dari pesawat di Bandara Internasional Minangkabau, aroma rendang dan kayu manis langsung menyergap. Bagi perantau atau wisatawan yang baru pertama kali menginjakkan kaki di tanah Minang, membawa pulang oleh-oleh adalah ritual yang tidak boleh dilewatkan. Dari pengalaman bertahun-tahun meliput kuliner dan kerajinan di Sumatera Barat, saya menemukan bahwa tidak semua oleh-oleh cocok untuk perjalanan jauh atau tahan lama. Berikut sepuluh pilihan yang sudah teruji, dari rasa hingga daya tahan.

1. Rendang Kemasan — Juara Sejuta Umat

Rendang asli Bukittinggi atau Padang dalam kemasan vakum kini mudah ditemukan di pusat oleh-oleh seperti Pasar Atas Bukittinggi atau Toko Olih-Olih di Padang. Harganya bervariasi: rendang daging sapi ukuran 250 gram mulai Rp65.000, sementara rendang paru atau hati mulai Rp55.000.

Tips dari pedagang di Pasar Bawah Bukittinggi, pilih kemasan yang masih segar — periksa tanggal produksi, jangan hanya tanggal kedaluwarsa. Rendang vakum bisa bertahan hingga tiga bulan tanpa kulkas, asal jangan terkena sinar matahari langsung.

2. Kacang Srikaya — Legit dan Gurih

Kacang srikaya adalah camilan wajib dari Payakumbuh. Bukan kacang biasa, melainkan kacang tanah yang dibalut tepung dan gula aren, lalu dipanggang hingga renyah. Satu bungkus ukuran 200 gram dijual Rp12.000–Rp15.000.

Yang unik, kacang ini tidak mudah melempem meski disimpan seminggu. Saya biasa membeli di Pasar Ibuh Payakumbuh langsung dari perajin — rasanya jauh lebih pekat dibanding yang dijual di supermarket.

3. Keripik Balado — Pedas Manis Khas Padang

Keripik singkong balado dari Bukittinggi punya tekstur tebal dan bumbu yang menempel sempurna. Beda dengan keripik balado dari daerah lain, versi Minang menggunakan cabai merah giling asli dan gula aren, bukan bubuk cabai instan.

Harga per 250 gram sekitar Rp18.000. Toko Uni Rini di Jalan Ahmad Yani Bukittinggi menjual varian original, pedas level 2, dan super pedas — cocok untuk yang suka tantangan.

4. Baju Kuruang — Oleh-Oleh Fashion Khas Minang

Baju kuruang (kurung) khas Minangkabau dengan sulaman benang emas atau perak adalah oleh-oleh bernilai tinggi. Satu stel baju kurung songket buatan Pandai Sikek bisa dihargai Rp150.000–Rp250.000, tergantung kerumitan motif.

Pusat kerajinan di Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, menawarkan harga lebih miring 20–30 persen dibanding di toko kota. Datang langsung ke perajin juga memungkinkan Anda memesan motif sesuai selera.

5. Karupuak Sanjai — Keripik Singkong Premium

Karupuak sanjai berbeda dengan keripik balado. Keripik ini lebih tipis, digoreng dengan minyak kelapa murni, dan hanya diberi garam serta bawang putih. Rasanya gurih alami, tanpa bumbu mencolok.

Kemasan 500 gram dijual Rp25.000. Saya merekomendasikan merek Sanjai Asli dari Bukittinggi — konsistensi rasa dan kerenyahannya paling stabil. Cocok untuk oleh-oleh yang tidak terlalu pedas.

6. Kopi Kapal Api Khas Solok — Aroma Kuat, Rasa Berani

Kopi robusta Solok dikenal dengan body pekat dan acidity rendah. Banyak kedai kopi di Padang menyajikan kopi ini sebagai menu andalan. Untuk oleh-oleh, bubuk kopi kemasan 250 gram dijual Rp35.000–Rp45.000.

Toko Kopi Aroma di Jalan Pemuda Padang menjual kopi sangrai langsung — Anda bisa meminta tingkat kehalusan sesuai alat seduh. Jangan lupa minta diseduh dulu sebelum beli untuk mencicipi profil rasanya.

7. Pinyaram — Kue Tradisional Tahan Lama

Pinyaram adalah kue berbahan tepung beras dan gula merah, digoreng hingga mengembang. Teksturnya mirip kue cucur tapi lebih padat. Rasanya manis legit dan bisa bertahan hingga dua minggu dalam wadah kedap udara.

Sepuluh pieces pinyaram ukuran sedang dijual Rp20.000. Pasar Raya Padang punya beberapa penjual yang sudah berjualan puluhan tahun — biasanya pinyaram buatan mereka lebih kecil tapi padat rasa.

8. Songket Pandai Sikek — Tenun Asli Bernilai Seni

Songket Pandai Sikek adalah kain tenun tradisional dengan benang emas atau perak. Satu lembar kain ukuran 1,5 x 2 meter dihargai Rp500.000–Rp1.500.000 tergantung tingkat kerumitan motif. Bukan oleh-oleh murah, tapi nilai seninya abadi.

Pengrajin di Pandai Sikek menerima pesanan khusus — Anda bisa memilih warna dasar dan motif sesuai acara. Proses pembuatan satu lembar bisa memakan waktu 7–14 hari.

9. Keripik Tempe Khas Payakumbuh — Renyah dan Berbumbu

Tempe diiris tipis, digoreng dengan bumbu kunyit dan garam, menghasilkan keripik tempe yang tidak berminyak. Rasanya gurih dengan aroma rempah khas. Satu bungkus 200 gram dijual Rp10.000.

Berbeda dengan keripik tempe biasa, versi Payakumbuh lebih tipis dan tidak mudah patah. Saya membelinya di Pasar Payakumbuh — biasanya perajin hanya produksi pagi hari, jadi datang sebelum jam 10.

10. Saluang — Camilan Jagung Pedas Manis

Saluang adalah jagung pipil yang digoreng dengan bumbu balado atau original. Teksturnya renyah, mirip popcorn tapi lebih padat. Satu toples ukuran 500 gram dihargai Rp25.000.

Toko Olih-Olih di Padang menjual saluang dalam berbagai varian rasa: original, pedas, dan keju. Varian pedas paling laris — bumbu menempel rata di setiap butir jagung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa oleh-oleh khas Sumatera Barat yang tahan lama untuk perjalanan jauh?
Rendang kemasan vakum, kacang srikaya, dan pinyaram adalah yang paling tahan lama. Rendang vakum bisa bertahan 3 bulan tanpa kulkas, sedangkan kacang srikaya dan pinyaram tahan 2–4 minggu dalam wadah kedap udara.

Berapa kisaran harga oleh-oleh khas Sumatera Barat?
Mulai Rp10.000 untuk keripik tempe atau kacang srikaya, hingga Rp1.500.000 untuk songket Pandai Sikek. Rata-rata oleh-oleh kuliner berada di rentang Rp15.000–Rp65.000 per kemasan.

Di mana tempat belanja oleh-oleh khas Sumatera Barat yang terpercaya?
Pasar Atas Bukittinggi, Pasar Raya Padang, dan Toko Olih-Olih di Padang adalah pusat oleh-oleh utama. Untuk kerajinan songket, langsung ke Nagari Pandai Sikek di Tanah Datar.

Apakah oleh-oleh khas Sumatera Barat bisa dibeli secara online?
Beberapa merek seperti rendang kemasan Uninam dan Sanjai Asli sudah tersedia di marketplace. Namun, harga di toko fisik biasanya lebih murah 10–20 persen.

Oleh-oleh apa yang paling unik dan tidak ditemukan di daerah lain?
Baju kuruang songket dan pinyaram adalah yang paling khas. Pinyaram hanya ditemukan di Sumatera Barat dan beberapa daerah di Riau yang berbudaya Minang.

Dari sepuluh pilihan di atas, Anda bisa memilih sesuai budget dan kebutuhan. Yang penting, pastikan kemasan tidak bocor dan tanggal produksi masih baru — terutama untuk rendang dan keripik yang sensitif terhadap kelembapan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks