BUKITTINGGI — Rencana razia kendaraan Operasi Patuh Singgalang 2026 di wilayah hukum Polresta Bukittinggi batal digelar hari ini. Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP Irsyad Fathur, menyatakan penundaan ini merupakan keputusan organisasi yang mempertimbangkan tingginya intensitas kegiatan Polri akhir-akhir ini.
"Penundaan ini dilakukan karena padatnya agenda kepolisian Republik Indonesia yang tengah fokus pada sejumlah kegiatan berskala nasional, termasuk pengamanan berbagai event serta rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara," kata AKP Irsyad dalam keterangan resmi.
Fokus Polri pada Agenda Nasional Jadi Alasan Penundaan
Personel Polri di Bukittinggi saat ini disibukkan dengan persiapan dan pengamanan sejumlah event berskala nasional. Kondisi ini memaksa jadwal Operasi Patuh Singgalang yang sudah ditetapkan sebelumnya harus diundur hingga waktu yang belum ditentukan.
Meski operasi belum dimulai, Polresta Bukittinggi menegaskan bahwa semangat kampanye keselamatan lalu lintas tidak ikut ditunda. Slogan "Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan" tetap menjadi prioritas.
Delapan Sasaran Pelanggaran yang Akan Ditindak
Setelah operasi kembali berjalan, petugas akan menyasar sejumlah pelanggaran utama. Berikut delapan poin yang menjadi target razia:
- Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm standar
- Pengemudi kendaraan tidak memakai sabuk keselamatan
- Penggunaan telepon genggam saat berkendara
- Melawan arus lalu lintas
- Pelanggaran batas kecepatan
- Tidak fokus saat berkendara
- Penggunaan perlengkapan keselamatan yang tidak benar
- Segala aktivitas yang mengganggu konsentrasi di jalan raya
Imbauan Kasatlantas: Disiplin Jangan Menunggu Razia
"Meski pelaksanaan operasi ditunda, kami tetap mengimbau masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas," ujar AKP Irsyad.
Polresta Bukittinggi berjanji akan mengumumkan jadwal terbaru Operasi Patuh Singgalang 2026 setelah mendapatkan petunjuk lebih lanjut dari pimpinan. Sampai saat itu tiba, pengendara diimbau untuk tidak menunggu kehadiran polisi di jalan baru kemudian patuh pada aturan.