PADANG — Warga Kota Padang kini bisa membeli minyak goreng Minyakita dengan harga Rp 15.000 per liter, atau Rp 700 lebih murah dari HET resmi. Kebijakan ini dijalankan Dinas Perdagangan Kota Padang melalui operasi pasar murah yang menyasar sembilan lokasi pasar tradisional.
Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar Minyakita
Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang Edrian Edward menyebutkan kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, terhitung 17 hingga 30 Juni 2026. Pada hari pertama, operasi digelar di Pasar Raya dan Pasar Bandar Buat, dan akan berakhir di Pasar Belimbing.
“Dalam operasi pasar ini, kita menjual Minyakita Rp 15.000 per liter, lebih rendah dari HET sebesar Rp 15.700,” kata Edrian Edward di Padang, Jumat.
Informasi jadwal dan lokasi telah disosialisasikan melalui kepala unit pelaksana teknis (UPT) pasar dan selebaran agar masyarakat bisa memanfaatkan program ini. Operasi pasar ini merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah produsen, termasuk Bulog.
Mengapa Harga Minyakita di Bawah HET?
Langkah ini diambil bukan sekadar untuk meringankan beban belanja warga. Edrian menjelaskan bahwa operasi pasar juga bertujuan mengendalikan inflasi daerah dan menjaga distribusi Minyakita yang belakangan cukup sulit didapatkan.
“Operasi Minyakita ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, sekaligus memastikan distribusi Minyakita tetap tersedia di tengah tingginya permintaan masyarakat,” ujar dia.
Kebijakan ini diharapkan meringankan beban masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Pemerintah daerah juga ingin menunjukkan kehadirannya dalam memenuhi kebutuhan pokok warga di tengah fluktuasi harga.
Distribusi dan Ketersediaan Pasokan
Edrian menambahkan bahwa secara umum pasar murah khusus Minyakita dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan pasokan di seluruh wilayah Kota Padang. Pihaknya berupaya agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan mudah dijangkau.
“Alhamdulillah, khusus di Kota Padang kami upayakan tetap aman melalui operasi di sembilan pasar,” kata dia.
Melalui operasi pasar murah ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh Minyakita dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di seluruh wilayah Sumatera Barat.