Pencarian

Len Industri Bawa Standar Zero-Error dari Sektor Pertahanan untuk Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 12 Agustus 2026 • 10:51:01 WIB
Len Industri Bawa Standar Zero-Error dari Sektor Pertahanan untuk Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Len Industri menerapkan standar zero-error dari sektor pertahanan untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.

SUMATERA BARAT — Sebagai induk Holding BUMN Industri Pertahanan DEFEND ID, Len tidak lagi sekadar memandang proyek sebagai pemenuhan spesifikasi teknis. Perusahaan justru menerapkan standar ketat yang selama ini dipakai untuk membangun sistem mission-critical di sektor pertahanan dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berskala nasional.

Pengalaman puluhan tahun mengelola sistem dengan toleransi kesalahan nol (zero-error) itu kini diadaptasi untuk menyatukan rantai industri kendaraan listrik dalam negeri. Len menargetkan standar keandalan yang sama diterapkan pada manufaktur komponen, jaringan pengisian daya, hingga layanan purnajual kendaraan listrik.

Mengapa Sistem Pertahanan Menjadi Tolok Ukur?

Dalam proyek pertahanan, Len telah membuktikan kemampuannya mengintegrasikan sistem Command, Control, Communication, Computer, and Intelligence. Sinkronisasi sensor, pengambilan keputusan real-time, dan keselamatan mutlak harus berjalan harmonis tanpa celah kesalahan.

Kompetensi serupa juga teruji lewat pengelolaan manajemen daya pada proyek PLTS skala nasional. Keandalan operasional yang tak terputus menjadi syarat mutlak di kedua sektor tersebut.

“Tantangan utama dalam modernisasi infrastruktur nasional adalah fragmentasi sistem. Sebagai System Integrator, peran kami adalah mengelola kompleksitas tersebut melalui disiplin systems engineering yang ketat,” ujar Prof. Joga Dharma Setiawan, PhD.

Standar Ketat untuk Infrastruktur Energi dan Digital

Len kini memperluas penerapan disiplin tersebut ke dua bidang strategis: transformasi digital dan transisi energi. Perusahaan mengembangkan pusat kendali operasi yang canggih serta sistem manajemen energi terintegrasi untuk memastikan seluruh komponen ekosistem industri bekerja secara harmonis dan efisien.

Metodologi yang digunakan tidak berhenti pada integrasi teknis. Len memastikan setiap komponen—dari sensor hingga sistem pengambilan keputusan—beroperasi dengan standar keselamatan tertinggi. Hal ini penting mengingat infrastruktur energi dan data kini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat.

Apa Dampaknya bagi Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional?

Standar keandalan kelistrikan dan rekayasa keselamatan yang selama ini dipakai di sektor strategis akan menjadi acuan (reference design) untuk menyatukan ekosistem kendaraan listrik nasional. Artinya, infrastruktur pengisian daya dan manajemen energi kendaraan listrik akan beroperasi dengan tingkat keandalan yang sama ketatnya dengan sistem pertahanan.

“Dari pengalaman puluhan tahun mengintegrasikan sistem teknologi pertahanan dan infrastruktur kritikal dengan toleransi kesalahan nol, kami membawa standar keselamatan dan keandalan tertinggi untuk memastikan bahwa seluruh ekosistem teknologi Indonesia, mulai dari manajemen daya hingga konektivitas data, dapat beroperasi secara akuntabel dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Joga.

Dengan langkah ini, Len tidak sekadar membangun infrastruktur fisik. Perusahaan memelopori ekosistem mobilitas listrik nasional yang terstandarisasi dan aman, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masa depan Indonesia yang semakin bergantung pada konektivitas data dan pasokan energi yang andal.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infoekonomi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks