JAKARTA — Penguatan IHSG ini juga mendorong indeks saham unggulan. Kelompok 45 saham berkapitalisasi besar atau Indeks LQ45 ikut naik 5,46 poin atau 0,87 persen ke level 630,14.
Lonjakan IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar. Angka penguatan 66,99 poin tercatat cukup tajam dibandingkan pergerakan beberapa hari sebelumnya.
Level 6.300 Kembali Direbut
Posisi 6.321,96 menjadi level tertinggi yang berhasil disentuh IHSG dalam sepekan terakhir. Level psikologis 6.300 kembali direbut setelah sempat tertekan pada penutupan pekan lalu.
Data dari BEI menunjukkan penguatan terjadi di hampir seluruh sektor. Sektor keuangan dan infrastruktur menjadi motor utama penggerak indeks pada sesi awal perdagangan.
Apa Arti Penguatan IHSG bagi Investor Daerah?
Bagi investor ritel di daerah, termasuk Sumatera Barat, penguatan IHSG bisa menjadi indikator membaiknya kepercayaan pasar. Kepala Riset sebuah sekuritas di Jakarta menilai sentimen global dan domestik mulai sejalan.
“Penguatan ini menunjukkan investor mulai kembali masuk ke pasar saham setelah wait and see beberapa waktu,” ujar analis pasar modal yang enggan disebut namanya.
Ia menambahkan, kenaikan Indeks LQ45 juga menandakan saham-saham blue chip kembali diminati. Saham-saham ini kerap menjadi pilihan utama investor pemula di daerah karena likuiditasnya tinggi.
Volume Transaksi Tercatat Normal
Volume transaksi pada pembukaan pagi ini tercatat sekitar 1,2 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,8 triliun. Angka ini masih dalam kisaran normal perdagangan harian di BEI.
Pergerakan IHSG selanjutnya akan sangat tergantung pada data ekonomi global yang dirilis pekan ini. pasar juga menanti keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia yang dijadwalkan bulan depan.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Uploader: Laras Robert