Pencarian

Mojao Art Sawahlunto Catat Pesanan Rp300 Juta Berkat Program IKRA, 500 Potong Songket Silungkang Ludes Terjual

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 15:46:01 WIB
Mojao Art Sawahlunto Catat Pesanan Rp300 Juta Berkat Program IKRA, 500 Potong Songket Silungkang Ludes Terjual
Mojao Art Sawahlunto mencatat pesanan senilai Rp300 juta setelah mengikuti program IKRA dan tampil di IN2MOTIONFEST 2026.

SAWAHLUNTO — Pemilik sekaligus desainer Mojao Art, Arindha Sukma, menyebut capaian pesanan Rp300 juta itu datang dari berbagai jalur, mulai dari koleksi yang dipamerkan di IN2MOTIONFEST hingga pemesanan awal dari pengunjung yang melihat langsung produk songket Silungkang. Mojao Art terpilih sebagai peserta IKRA lewat seleksi di Yogyakarta pada 27 April 2026.

Seleksi tersebut diikuti sekitar 100 pelaku usaha sektor fesyen. Sebanyak 40 UMKM dinyatakan terpilih, dan Mojao Art menjadi salah satunya.

Dari Pelatihan IKRA ke Panggung IN2MOTIONFEST

IKRA merupakan program Bank Indonesia yang mendukung pengembangan usaha syariah, khususnya sektor modest fashion dan makanan halal. Dukungan diberikan melalui peningkatan kapasitas usaha, pengembangan produk, serta fasilitasi akses pasar domestik dan global.

Setelah terpilih, Mojao Art mengikuti pelatihan dan pengembangan produk serta bisnis, termasuk persiapan mengikuti peragaan busana. Bekal itu yang kemudian dibawa ke IN2MOTIONFEST 2026.

"Kemudian sejumlah koleksi yang ditampilkan dalam peragaan busana di ajang IN2MOTIONFEST juga Alhamdulillah habis terjual, sementara pengunjung lainnya mengajukan pemesanan awal (pre-order)," kata Arindha.

Ajang fesyen modest internasional itu berlangsung pada 14–18 Oktober di Jakarta International Convention Center (JICC). Kegiatannya mencakup peragaan busana, pameran, dan pertemuan bisnis, sebagai bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Songket Silungkang Diolah Jadi Outer hingga Blazer

Mojao Art berdiri pada 2022 dengan konsep Tradition to Trend. Kain songket Silungkang diolah menjadi produk fesyen kontemporer seperti outer, rompi, blazer, dan aksesori.

Pengembangan desain itu ditujukan untuk mempertemukan karakter kain tradisional dengan kebutuhan pasar fesyen masa kini. Keikutsertaan di IN2MOTIONFEST juga membuka peluang penjajakan pasar internasional bagi Mojao Art.

Arindha menyebut desainer atau calon pembeli asal Filipina, Ella Ocacay, menunjukkan ketertarikan terhadap songket Silungkang dan koleksi busana pria Mojao Art. Ketertarikan itu akan ditindaklanjuti untuk menjajaki peluang pemesanan atau kerja sama.

Wali Kota Sawahlunto Apresiasi Daya Saing UMKM Lokal

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Ketua Dekranasda Kota Sawahlunto Yori Gemitia Riyanda turut mengunjungi stan Mojao Art dalam ajang tersebut.

"Kita mengapresiasi capaian Mojao Art yang menunjukkan daya saing UMKM Sawahlunto di tingkat nasional serta peluang untuk menjajaki pasar internasional," katanya.

Riyanda menyatakan Pemerintah Kota Sawahlunto selama ini mendukung dan bermitra dengan Mojao Art melalui pelatihan, kegiatan promosi, serta program lain yang relevan dengan pengembangan produksi dan pemasaran. Dukungan diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pasar UMKM lokal.

Pengembangan songket Silungkang menjadi fesyen kontemporer sejalan dengan upaya meningkatkan nilai tambah wastra Nusantara dan memperkuat daya saing ekonomi kreatif nasional. Lewat kolaborasi pembinaan usaha dan fasilitasi akses pasar, program IKRA dan IN2MOTIONFEST mempertemukan produk lokal dengan peluang pasar yang lebih luas.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks