PASAMAN BARAT — Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, resmi menjadi salah satu lokus pengembangan Nagari Creative Hub (NCH) Sumatera Barat tahun 2026. Keputusan ini disampaikan dalam Sosialisasi Nagari Creative Hub Tahun Anggaran 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumbar di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Kamis (25/6).
Bupati Pasaman Barat Yulianto membuka acara tersebut. Hadir pula Kepala DPMD Sumbar Yozarwardi Usama Putra beserta jajaran, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Pasaman Barat Syaikhul Putra, serta pemangku kepentingan terkait.
Lokasi Pusat Kegiatan dan Anggaran Pembangunan
Pusat kegiatan NCH di Pasaman Barat akan berlokasi di eks Gedung Perkantoran Diklat Kelok SPG, Jorong Kemakmuran, Nagari Sinuruik. Bupati Yulianto menyebut anggaran pembangunan gedung tersebut sekitar Rp400 juta.
“Pusat kegiatan NCH di Pasaman Barat akan berlokasi di eks Gedung Perkantoran Diklat Kelok SPG, Jorong Kemakmuran, Nagari Sinuruik, dengan dukungan anggaran pembangunan sekitar Rp400 juta,” ujar Yulianto dalam sambutannya.
Lima Elemen Ekosistem Ekonomi Kreatif Nagari
Konsep NCH dibangun melalui lima elemen utama ekosistem ekonomi kreatif nagari. Kelimanya adalah Lapau Nagari, Medan Nan Bapaneh, Teras Nagari, Internet Gratis, dan Medan Nan Balinduang.
Kelima elemen itu berfungsi sebagai ruang interaksi masyarakat, pengembangan kreativitas, peningkatan kapasitas SDM, serta pusat inkubasi usaha dan digitalisasi layanan. Bupati Yulianto menegaskan NCH dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan transformasi digital di tingkat nagari.
Potensi Nagari Sinuruik: Budaya Lokal hingga UMKM Aktif
Menurut Yulianto, Nagari Sinuruik memiliki modal kuat untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif. Selain kaya budaya lokal, nagari ini didukung infrastruktur memadai, potensi pertanian dan perkebunan besar, komunitas pemuda aktif, sektor UMKM berkembang, serta komitmen pemerintah nagari hingga daerah.
Persiapan yang Sudah Dilakukan
Sejumlah persiapan telah dilakukan. Di antaranya penetapan lokasi pembangunan, pembentukan dan pelatihan Sekolah Lapangan Satgas NCH, pemasangan internet berkecepatan 300 Mbps, penyelesaian survei pembangunan oleh BMCKTR Provinsi Sumbar, serta koordinasi lintas OPD yang difasilitasi Pemprov Sumbar.
Bupati Yulianto mengajak seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan memberi dukungan penuh agar program berjalan optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kita jadikan Nagari Sinuruik sebagai percontohan bagi nagari lain di Pasaman Barat. Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis program ini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing nagari, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.